PROPOSAL PENELITIAN KUALITATIF
KONDISI PERPUSTAKAAN SEKOLAH SMK
NEGERI 1 MUARO JAMBI DAN SMA NEGRI 8 MUARO JAMBI BERDASARKAN STANDAR PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINJAUAN
TERHADAP UU NO 43 TAHUN 2007
Dosen Pembimbing : M.Rum, S.Ag.,
SS., M.Si

Kelompok 1 :
Amir Mahrufy
Bayan
Dwito Setya Rahmat
Elvi Yanti
Ikhwan Muttalim
Laila Majnun
JURUSAN ILMU
PERPUSTAKAAN
FAKULTAS SASTRA DAN
KEBUDAYAAN ISLAM
INSTITUT AGAMA
ISLAM NEGERI
SULTHAN THAHA
SAIFUDDIN JAMBI
KATA PENGANTAR
Assalamu’alikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Puji syukur kami panjatkan kepada kehadirat Allah swt, atas berkat dan rahmat dan karunia-Nya,
kami bisa menyelesaikan tugas proposal penelitian Kualitatif. Adapun judul dari
tugas penelitian ini adalah : KONDISI
PERPUSTAKAAN SEKOLAH SMK NEGERI 1 MUARO JAMBI DAN SMA NEGRI 8 MUARO JAMBI BERDASARKAN STANDAR PERPUSTAKAAN SEKOLAH
TINJAUAN TERHADAP UU NO 43 TAHUN 2007. Sholawat dan salam tak lupa pula
kami hadiahkan kepada junjungan kita yaitu Nabi Muhammad saw.
Suatu kebanggaan kami juga, karena telah dapat menyelesaikan tugas ini,
meskipun pada proposal ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan,
maka dari pada itu pula, kami harap ada masukan dan kritikan-kritikan terutama dari
dosen pembimbing M.Rum, S.Ag., SS., M.Si serta teman-teman semuanya.
Mudah-mudahan tugas ini bisa bermanfaat dan bisa menjadi contoh
bagi kita dan bermanfaat bagi kita semua, untuk membuat yang serupa dengan ini.
Wassalamu’alikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Jambi, 21 November 2013
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1. Latar
Belakang Masalah
2. Fokus
Permasalahan
3. Batasan Masalah
4. Tujuan
Dan Kegunaan Penelitian
5. Kajian Teori
6. Hipotesa
7. Studi Relevan
BAB II. METODOLOGI
PENELITIAN
A. Jenis Dan Pendekatan Penelitian
B. Jenis
dan Sumber Data
C. Populasi Dan Sampel / Subjek
Penelitian
D. Metode
Pengumpulan Data
E. Analisis
Data
BAB III. TEMUAN
PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB VI. KESIMPULAN
DAFTAR BIBLIOGRAFI
BAB
I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah
Perjalanan perpustakaan diperkirakan sudah ada sejak 5000
tahun yang lalu, perpustakaan memiliki beberapa prinsip yaitu diciptakan oleh
masyarakat, dipelihara oleh masyarakat, terbuka untuk semua orang, harus
berkembang dan pengelolaannya harus orang yang berpendidikan (Lasa, 2009:263).
Perpustakaan berasal dari kata pustaka yang artinya kitab atau buku. Perpustakaan dalam bahasa Arab berarti maktabah,
bibliotheca (bahasa Italia), bibliotheque (bahasa Perancis), bibliothek
(bahasa Jerman), bibliotheek (bahasa Belanda)(Lasa, 2009:262).
Akar kata library adalah liber (bahasa latin) artinya buku, sedangkan
akar kata bibliotheek adalah biblos yang artinya buku (Yunani),
sebagai bentuk lanjut perkembangan kata ini, dalam kehidupan sehari-hari sering
dikenal Bible artinya Alkitab. Dengan demikian istilah perpustakaan
selalu dikaitkan dengan buku atau kitab. Jadi tidak mengherankan apabila
definisi perpustakaan selalu mengacu pada buku dan segala aspeknya
(Sulistyo-Basuki, 1994:2). [1]
Menurut Sutarno NS
dalam Bukunya ‘Perpustakaan dan Masyarakat’ Perpustakaan berasal dari kata pustaka, yang berarti : (1) kitab,
buawalan ku-buku, (2) kitab primbon. Kemudian kata Pustaka mendapat awalan per dan akhiran an, menjadi perpustakaan. Perpustakaan mengandung arti ; (1) Kumpulan
buku-buku bacaan, (2) Bibliotek, dan (3) buku-buku kesusasteraan.
Menurut Sulistyo-Basuki perpustakaan adalah kumpulan buku
atau akomodasi fisik tempat buku dikumpulsusunkan untuk keperluan bacaan,
studi, kenyamanan ataupun kesenangan. Jadi konsep perpustakaan mengacu pada
bentuk fisik tempat penyimpanan buku maupun sebagai kumpulan buku yang disusun
untuk keperluan pembaca. Perkembangan
perpustakaan diperkirakan diawali dengan berkembangnya budaya dan pengenalan
bentuk huruf-huruf sebagai formulasi suara atau bahan komunikasi. [2]
Huruf-huruf tersebut kemudian dirangkai menjadi kata-kata
yang mengandung arti tertentu. Sementara kata-kata dirangkai menjadi kalimat,
kalimat yang sempurna disusun menjadi alinea, tulisan baik berupa artikel,
kumpulan tulisan naskah, deskripsi maupun buku sebagai formulasi yang lengkap.
Pada awal mulanya koleksi perpustakaan terdiri dari tulisan-tulisan pada
papirus, perkamen, daun lontar, tablet tanah liat, gulungan-gulungan tulisan
dan benda-benda lain. Berbagai macam tulisan itulah yang dikumpulkan, disimpan,
dan dipergunakan oleh masyarakat sebagai sumber ilmu pengetahuan dan informasi
bagi masyarakat. Hal tersebut kemudian berproses dan berkembang secara bertahap
sesuai dengan perkembangan kebudayaan manusia yang kemudian perkembangan
perpustakaan dapat kita lihat dan digunakan seperti sekarang ini. Dengan
melihat perkembangan perpustakaan dapat dikatakan bahwa perpustakaan menjadi
rantai masa lalu, pijakan bagi kehidupan manusia di masa sekarang dan merupakan
pembimbing untuk melangkah ke masa depan (Sutarno, 2006:13-15). Sejarah
mencatat, bahwa terdapat sejumlah perpustakaan yang pernah didirikan oleh
manusia yaitu:
1. Masa
Sebelum Masehi
2. Masa
Yunani Kuno
3. Masa
Roma dan Byzantium
4. Masa
Arab
B.Fokus
Permasalahan
Setelah melakukan
penelitian
di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro JAMBI selama beberapa hari,
yang berada di Jalan Lintas Timur Km 15 Kabupaten Muaro Jambi Kecamatan
Sekernan.. Pepustakaan sebagai salah satu Pusat Informasi, pada Perpustakaan ini
terdapat orang-orang yang mengerjakan segala hal yang berkaitan dengan proses
pencarian Informasi maupun proses penelitian. Sehingga fokus Permasalah diarahkan pada :
a.
Kondisi
Perpustakaan di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi
b.
Kinerja
Pustakawan di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi
c.
Sistem manajemen yang
diterapkan oleh Pustakawan SMK Negri 1
Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi.
C.
Batasan Masalah
Berdasarkan fokus penelitian yang telah
ditetapkan tersebut, maka Batasan masalah
penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut :
a.
Bagaimana kondisi perpustakaan di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro
Jambi, khususnya dari segi gedung dan prose penyusunan buku ?
b. Bagaimana
Kinerja Pustakawan di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi ?
c. Bagaimana Sistem manajemen
yang diterapkan oleh Pustakawan SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro
Jambi ?
D.Tujuan Penelitian dan
Kegunaan Peneltian
Tujuan utama dari penelitian ini adalah
Untuk mengetahui sejauh mana kondisi perpustakaan yang ada di SMK Negri 1 Muaro
Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi. Serta Perbandingan kedua sekolah tersebut
berdasarkan Srandar Perpustakaan Sekolah Tinjauan Terhadap UU No 43 Tahun 2007.
Bila tujuan penelitian dapat tercapai, maka hasil penelitian akan memiliki
manfaat bagi Peneliti dan Manfaat bagi Pembaca :
Manfaat
bagi Peneliti
ð Untuk Pengembangan Teori
ð Untuk Penyempurnaan Praktek
Manfaat bagi pembaca
ð Untuk mengetahui sejauh mana kondisi Perpustakaan di
SMK Negri 1 dan SMA Negri 8 Muaro Jambi
ð Sebagai bahan pembelajaran
E.Kajian Teori
Pada
landasan teori berikut ini dikemukakan tentang teori tentang profil pekerjaan,
kompetensi tenaga kerja, sistem manajemen dan Maksud dari Pembentukan
Perpustakaan seperti yang dikemukakan oleh Sutarno NS dalam bukunya ‘Perpustakaan
dan Masyarakat” yang mengatakan bahwa “Perpustakaan menjadi tempat mengumpulkan
/ menghimpun informasi, sebagai tempat mengelolah atau memproses pustaka
menjadi tempat penyimpanan dan memelihara, sebagai slah satu pusat informasi’. [3]
Serta menurut Kosam Rimbarawa, MLS dan Drs. Supriyanto, M.Si, Dalam buku
“Aksentuasi Perpustakaan Dan Pustakawan” [4]
F.Hipotesa
Hipotesa
berasal dari penggalan kata ”hypo” yang artinya ”di bawah” dan thesa” yang
artinya ”kebenaran”, jadi hipotesa yang kemudian cara menulisnya disesuaikan
dengan ejaan Bahasa Indonesia menjadi hipotesa dan berkembangan menjadi
Hipotesa. Dalam hal ini Hipotesa yang kami dapatkan berupa Buku Induk dan dari
Pustakawan itu sendiri.
G.Studi Relevan
Studi kepustakaan adalah segala usaha yang dilakukan oleh peneliti
untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang akan atau
sedang diteliti. Dalam Hal ini peneliti mendapatkan Studi Relevan dari
Pustakawan, Buku Induk di kedua Perpustakaan tersebut dan dari Beberapa Buku
yang Peneliti dapatkan sebagai acuan penyempurnaan Penelitian ini.
BAB
II
METODOLOGI
PENELITIAN
A. Jenis dan Pendekatan Penelitian
Dengan
adanya pencarian dan mengumpulkan data yang sifatnya akurat, serta informasi
yang berhubungan dengan judul ini, maka penulis melakukan penelitian yang
bersifat kualitatif. Dalam hal ini, penulis memfokuskan dan menargetkan semua
yang mendukung dalam penelitian ini yaitu tentang Kondisi Perpustakaan di SMK
Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi.
B. Jenis dan Sumber
Data
Dalam
memperoleh bahan-bahan guna untuk penulisan dalam penelitian ini, maka penulis
menggunakan jenis data sebagai berikut :
ð Jenis
Data
a.
Data Primer
Data primer adalah data yang diperoleh
langsung di lapangan oleh orang yang melakukan penelitian atau yang
bersangkutan guna untuk mencari informasi yang diperoleh melalui obsevasi dan
wawancara dalam hal ini yang menjadi Data Primer adalah Pustakawan di SMK Negri
1 dan SMA Negri 8 Muaro Jambi. Adapun penulis mencari dan mengumpulkan data
untuk mengetahui bagaimana keadaan Perpustakaan di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan
SMA Negri 8 Muaro Jambi. Data ini berupa penilaian terhadap Kedua Perpustakaan tersebut.
b.
Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang
diperoleh melalui pengumpulan atau pengoloahan data yang bersifat studi
dokumentasi berupa penelaahan terhadap dokumen pribadi, resmi kelembagaan,
laporan, tulisan, dan lain sebagainya yang memiliki relevansi dengan focus
permasalahan peneliti.
ð Sumber
Data
Adapun yang menjadi sumber data untuk mendapatkan
informasi yang diperlukan dalam penelitian ini adalah manusia, keadaan maupun
peristiwa serta dokumen yang semuanya ada di lingkungan Perpustakaan di SMK
Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi.
B. Populasi dan Sampel / Subjek
Penelitian
Yang
menjadi subjek penelitian pada penelitian ini adalah kepala, Perpustakaan di
SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi. serta sumber-sumber
lainnya yang dapat mendukung dalam pencarian data maupun sumber-sumber yang
dianggap penting dalam pengambilan data.
C. Metode
Pengumpulan Data
Adapun data yang diperoleh dalam
melakukan penelitian ini, menggunakan teknik sebagai berikut :
a.
Observasi
Observasi adalah suatu metode atau cara
sebagai pengamatan dan pencatatan langsung secara sistematis terhadap gejala
atau fenomena yang diselidiki, pengamatan baik dilakukan secara langsung atau
tidak langsung. Para ilmuwan hanya dapat bekerja berdasarkan data yaitu fakta
mengenai dunia kenyataan yang diperoleh melalui observasi.
b.
Wawancara
(interview)
Wawancara adalah proses tanya jawab
lisan dimana dua orang atau lebih berhadapan secara fisik yang satu dapat
melihat muka yang lain. Wawancara
ini merupakan alat pengumpulan data untuk memperoleh informasi langsung dari sumbernya. Teknik
pengumpulan data ini mendasarkan diri ipada laporan tentang diri sendiri atau self
report, atau setidaknya pada pengetahuan dan keyakinan pribadi.
c.
Dokumentasi
Studi dokumentasi merupakan teknik
pengumpulan data yang tidak langsung ditujukan kepada subjek penelitian. Metode
dokumentasi ini melengkapi dari metode observasi dan wawancara. Metode
dokumentasi telah tersedia sehingga mudah untuk memperolehnya dan merupakan sumber
yang akurat sebagai cerminan dari suatu data dengan kondisi yang sebenarnya
yang dapat dianalisis secara berulang-ulang tanpa mengalami perubahan.
d. Analisis Data
Analisis data adalah proses mencari dan
menyusun decara sistematis data yang diperoleh melalui hasil wawancara, catatan
lapangan, dan bahan-bahan lain, sehingga dapat dengan mudah untuk dipahami, dan
temuaanya dapat diinformasikan kepada orang lain. Analisis data yang dilakukan
disesuaikan dengan tujuan penelitian. Setelah semua data terkumpul, maka proses
selanjutnya adalah melakukan analisis data lebih mendalam.
Dalam penelitian jenis apapun adalah
merupakan cara untuk berpikir, hal ini berkaitan dengan pengujian secara
sitematis terhadap sesuatu untuk menentukan bagian, hubungan antara bagian,
maupun hubungan antar keseluruhan.
Peneliti lebih mengedepankan hasil
wawancara.
BAB III
TEMUAN PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A.Temuan
Penelitian
Berdasarkan
penelitian yang telah kami lakukan di SMK Negri 1 dan SMA Negri 8 Muaro jambi beberapa
hari belakangan ini, kami menemukan beberapa factor dan kendala yang dihadapi oleh
peneliti dalam menunjang suksesnya hasil penelitian kualitatif ini, adapun
Temuan Peneltian tersebut adalah sebagai berikut :
1.Faktor Internal
2.Faktor Eksternal
B.
Pembahasan
Pembahasan
atau diskusi dalam sebuah laporan penelitian sebenarnya merupakan upaya
peneliti untuk meyakinkan hasil penelitian kepada pembaca. Upaya pembahasan
dapat dilakukan dengan pembahasan teori maupun pembahasan metodologi. Pada Bab III ini, peneliti akan membahas hasil
penelitian sesuai dengan rumusan masalah penelitian yakni Kondisi Perpustakaan
di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi.
ð SMK Negri 1
Muaro Jambi
SMK Negri 1 Muaro Jambi terletak di desa Sekernan Rt 01
Kecamatan Sekernan Kabuapten Muaro Jambi, Setelah kami melakukan Penelitian
kurang lebih selama dua hari di Perpustakaan tersebut yang telah berdiri sejak
Tahun 2005 di awal kepemimpinan Kepala Sekolah yang pertama kali Pak Anjas
Asmara, selama kurung waktu 9 tahun Telah terjadi 5 kali pergantian Kepala
Perpustakaan ataupun Pustakawan, Salah satu Pustakawan yang berhasil kami
wawancarai ibu “Yustisiah Spd” yang bertugas selama 6 hari atau selama 24 jam
dalam 1 minggu selama ia menjadi kepala
perpustakaan sejak tahun 2012 baru 1 kali buku baru yang masuk yaitu ada 3 buku
mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris dan berjumlah
sebanyak 261 buku.
Dan
koleksi tersebut mereka dapatkan dari hasil Pembelian pihak sekolah dari luar.
Diperpustakaan tersebut juga berlaku system pinjam selama tiga hari, artinya
siswa paling lama meminjam 1 buah buku selama kurun waktu tiga hari, dalam hal
mengkelas buku Pustakawan di SMK Negri 1 tersebut dilakukan berdasarkan bidang
studi masig-masing, dan itu tidak sesiau dengan pernyataan “Drs. Ibrahim
Bafadal, M.Pd. dalam bukunya “Pengolahan Perpustakaan Sekolah” dalam buku
tersebut ia menyatakan “ Penyusunanya pertama-tama menurut urutan nomor
klasifikasi-mulai nomor terkecil sampai dengan nomor tebesar kemudian menurut
Alfabetis serta penyusunan buku tersebut dilakukan secara berdiri artinya buku
yang disusun berdiri tegak. Perpustakaan tersebut juga mengunakan system terbuka.
Disamping itu juga Kondisi Pepustakaan di SMK Negri 1 Tersebut jauh dari harapan dan tidak
sesuai dengan bunyi UUD Nomor 23 Tahun 2007 BAB 1 Pasal 3 dan Pasal 4
“Perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian,
informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa”
dan “Perpustakaan bertujuan memberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan
kegemaran membaca, serta memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdaskan
kehidupan bangsa” kami melihat perpustakaan di SMK 1 tersebut hanya berfungsi
sebagai wahana pendidikan, tidak untuk penelitian, pelestarian, serta rekreasi
karena keterbatasan Ruang, Keterbatasan waktu dan ketersediaan Dana yang belum
mencukupi untuk mengelolah Perpustakaan tersebut dengan baik dan benar, sesuai
dengan Pandangan Drs. Supriyanto, M.Si, pada Buku : Aksentuasi Perpustakaan Dan
Pustakawan, dalam buku tersebut beliau mengemukakan bahwa ; Perpustakaan Bukan
saja berfungsi sebagai tempat untuk mendapatkan Ilmu pengetahuan dan
keterampilan ataupun mendapatkan bacaan Hiburan belaka. Namun lebih luas lagi
dari itu. [5]
ð SMA Negri 8 Muaro Jambi
SMA
Negri 8 Muaro Jambi terletak di Desa Rengas Bandung Rt 06 Kecamatan Sekernan
Kabupaten Muaro Jambi. Kondisi Perpustakaan di SMA Negri 8 tersebut Menurut
kepala perpustakaan Siti Asiah yang mempunyai latar belakang S1 Bahasa
Indonesia, Proses Pengklasifikasian belum dijalankan sama sekali karena ada
beberapa factor yaitu :
1. Faktor
ruang atau gedung,
Kondisi gedung perpustakaan di SMA Negri 8 tersebut
belum mandiri artinya antara Ruang perpustakaan dan kelas digabung Menjadi 1
dengan ruang Siswa kelas 12 IPS Unggul selama 3 tahun belakangan ini .
2. Faktor Waktu dan SDM
Pustakawan
di SMA Negri 8 tersebut hanya berjumlah 1 orang yaitu Siti Asiah, yang
sekaligus menjadi kepala perpustakaan dan menjadi Guru bidang studi Bahasa
Indonesia, sehingga proses pengklasifikaisn tidak bisa dilakukan dengan sebagai
mestinya seperti halnya menurut Drs. Ibrahim Bafadal, M.Pd. dalam bukunya
“Pengelolaan Perpustakaan Sekolah’ Sistem Klasifikasi dilakukan dengan Sistem
abjad nama Pengarang, Sitem Abjad Judul Buku, Sistem Kegunaan Buku, Sistem
Penerbit, Sitem bentuk fisik, Sistem Bahasa dan Sistem Subjek. [6]
3.
Faktor Dana
Kerbatasan dana juga menjadi salah satu factor yang di
ungkapkan oleh Siti Asiah selaku kepala Perpustakaan, dana yang ada di sekolah
SMA Negri 8 tersebut tidak mencukupi untuk melakukan proses pegklasifikasian
buku maupun untuk memperluas perpustakaaan yang ada saaat ini.
Sementara itu untuk koleksi di Pepustaak SMA negri 8
Muaro Jambi tersebut di dapat dari Hadiah pemebrian dari Dinas Pendidikan Provinsi
Jambi, Hadiah dari LPMP.
Koleksi perpustakaan tersebut juga berasal dari
Pembelian oleh pihak Sekolah di Toko Buku khusus buku LKS dan Sumbangan dari
Kantor bahasa serta sumbangan dari siswa
yang perbaikan nilai, siswa yang nila pada Mid atau Semester rendah akan
disuruh menyumbangkan buku di Pepustakaan tersebut. Perpustakaan SMA Negri 8
tersebut telah memiliki Sertifikat dan Nomor pokok Perpustakaan yang diperoleh
dari Perpustakaan Wilayah Jambi. Untuk koleksi terbanyak yang dimiliki
Perpustakaan tersebut adalah buku Paket : Biologi, Matematika dan IPA.
BAB
VI
KESIMPULAN
Dari hasil Penelitian kami di SMK Negri 1 dan SMA Negri 8
Muaro jambi, dapat kami simpulkan bahwa kondisi Perpustakaan di SMK 1 dan SMA
Negri 8 tidak jauh beda, yaitu sama-sama kurang maksimal baik itu dari segi
gedung, ruangan, jumlah Koleksi, Proses penyeleksian dan system Manajemen. Dan
tidak sesuai dengan UU Nomor 43 tahun 2007 BAB IV Pasal 12 bagian 1 sampai 5
serta BAB V Pasal 14 bagian 1 sampai 7.
DAFTAR
BIBLIOGRAFI
Bafadal, Ibrahim.
Pengelolahan Perpustakaan Sekolah. Jakarta : Bumi Aksara, 1996.
Sutarno NS.
Perpustakaan Dan Masyarakat. Jakarta : Sagung Seto, 2006.
Rimbarawa Kosam.
Aksentuasi Perpustakaan Dan Pustakawan. Jakarta : Sagung Seto, 2006.
Supriyanto. Aksentuasi
Perpustakaan Dan Pustakawan. Jakarta : Sagung Seto, 2006.
Atmosudirdjo, Prajudi.
Administrasi dan Management Umum. Jakarta : Ghalia Indonesia, 1982.
[1]
http://sejarah.kompasiana.com/2013/08/24/menelusuri-sejarah-perpustakaan-dari-masa-sebelum-masehi-hingga-yunani-dan-arab-586655.html
[2]
Sutarno NS. Perpustakaan Dan Masyarakat. Jakarta : Sagung Seto,
2006.
[4]
Bafadal, Ibrahim. Pengelolahan Perpustakaan Sekolah. Jakarta : Bumi
Aksara, 1996.
[5]
Supriyanto. Aksentuasi Perpustakaan Dan Pustakawan. Jakarta :
Sagung Seto, 2006.
[6]
Bafadal, Ibrahim. Pengelolahan Perpustakaan Sekolah. Jakarta : Bumi
Aksara, 1996.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar