Sabtu, 23 November 2013



PROPOSAL PENELITIAN KUALITATIF
KONDISI PERPUSTAKAAN SEKOLAH SMK NEGERI 1 MUARO JAMBI DAN SMA NEGRI 8 MUARO JAMBI  BERDASARKAN STANDAR PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINJAUAN TERHADAP UU NO 43 TAHUN 2007
Dosen Pembimbing : M.Rum, S.Ag., SS., M.Si
Logo IAIN -001.jpg
Kelompok 1 :
Amir Mahrufy
Bayan
Dwito Setya Rahmat
Elvi Yanti
Ikhwan Muttalim
Laila Majnun
JURUSAN ILMU PERPUSTAKAAN
FAKULTAS SASTRA DAN KEBUDAYAAN ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

KATA PENGANTAR

Assalamu’alikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Puji syukur kami panjatkan kepada kehadirat Allah swt, atas berkat dan rahmat dan karunia-Nya, kami bisa menyelesaikan tugas proposal penelitian Kualitatif. Adapun judul dari tugas penelitian ini adalah : KONDISI PERPUSTAKAAN SEKOLAH SMK NEGERI 1 MUARO JAMBI DAN SMA NEGRI 8 MUARO JAMBI  BERDASARKAN STANDAR PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINJAUAN TERHADAP UU NO 43 TAHUN 2007. Sholawat dan salam tak lupa pula kami hadiahkan kepada junjungan kita yaitu Nabi Muhammad saw.
Suatu kebanggaan kami juga, karena telah dapat menyelesaikan tugas ini, meskipun pada proposal ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan, maka dari pada itu pula, kami harap ada masukan dan kritikan-kritikan terutama dari dosen pembimbing  M.Rum, S.Ag., SS., M.Si  serta teman-teman semuanya.
Mudah-mudahan tugas ini bisa bermanfaat dan bisa menjadi contoh bagi kita dan bermanfaat bagi kita semua, untuk membuat yang serupa dengan ini.

Wassalamu’alikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Jambi, 21 November 2013




DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang Masalah
2.      Fokus Permasalahan
3.      Batasan Masalah
4.      Tujuan Dan Kegunaan Penelitian
5.      Kajian Teori
6.      Hipotesa
7.      Studi   Relevan
BAB II. METODOLOGI PENELITIAN
A.  Jenis Dan Pendekatan Penelitian
B.  Jenis dan Sumber Data
C.  Populasi Dan Sampel / Subjek Penelitian
D.  Metode Pengumpulan Data
E.  Analisis Data

BAB III. TEMUAN PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB VI. KESIMPULAN
DAFTAR BIBLIOGRAFI




BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah
Perjalanan perpustakaan diperkirakan sudah ada sejak 5000 tahun yang lalu, perpustakaan memiliki beberapa prinsip yaitu diciptakan oleh masyarakat, dipelihara oleh masyarakat, terbuka untuk semua orang, harus berkembang dan pengelolaannya harus orang yang berpendidikan (Lasa, 2009:263). Perpustakaan berasal dari kata pustaka yang artinya kitab atau buku. Perpustakaan dalam bahasa Arab berarti maktabah, bibliotheca (bahasa Italia), bibliotheque (bahasa Perancis), bibliothek (bahasa Jerman), bibliotheek (bahasa Belanda)(Lasa, 2009:262). Akar kata library adalah liber (bahasa latin) artinya buku, sedangkan akar kata bibliotheek adalah biblos yang artinya buku (Yunani), sebagai bentuk lanjut perkembangan kata ini, dalam kehidupan sehari-hari sering dikenal Bible artinya Alkitab. Dengan demikian istilah perpustakaan selalu dikaitkan dengan buku atau kitab. Jadi tidak mengherankan apabila definisi perpustakaan selalu mengacu pada buku dan segala aspeknya (Sulistyo-Basuki, 1994:2). [1]
Menurut   Sutarno NS dalam Bukunya ‘Perpustakaan dan Masyarakat’ Perpustakaan berasal dari kata pustaka, yang berarti : (1) kitab, buawalan ku-buku, (2) kitab primbon. Kemudian kata Pustaka mendapat awalan per dan akhiran an, menjadi perpustakaan. Perpustakaan mengandung arti ; (1) Kumpulan buku-buku bacaan, (2) Bibliotek, dan (3) buku-buku kesusasteraan.
Menurut Sulistyo-Basuki perpustakaan adalah kumpulan buku atau akomodasi fisik tempat buku dikumpulsusunkan untuk keperluan bacaan, studi, kenyamanan ataupun kesenangan. Jadi konsep perpustakaan mengacu pada bentuk fisik tempat penyimpanan buku maupun sebagai kumpulan buku yang disusun untuk keperluan pembaca. Perkembangan perpustakaan diperkirakan diawali dengan berkembangnya budaya dan pengenalan bentuk huruf-huruf sebagai formulasi suara atau bahan komunikasi. [2]
Huruf-huruf tersebut kemudian dirangkai menjadi kata-kata yang mengandung arti tertentu. Sementara kata-kata dirangkai menjadi kalimat, kalimat yang sempurna disusun menjadi alinea, tulisan baik berupa artikel, kumpulan tulisan naskah, deskripsi maupun buku sebagai formulasi yang lengkap. Pada awal mulanya koleksi perpustakaan terdiri dari tulisan-tulisan pada papirus, perkamen, daun lontar, tablet tanah liat, gulungan-gulungan tulisan dan benda-benda lain. Berbagai macam tulisan itulah yang dikumpulkan, disimpan, dan dipergunakan oleh masyarakat sebagai sumber ilmu pengetahuan dan informasi bagi masyarakat. Hal tersebut kemudian berproses dan berkembang secara bertahap sesuai dengan perkembangan kebudayaan manusia yang kemudian perkembangan perpustakaan dapat kita lihat dan digunakan seperti sekarang ini. Dengan melihat perkembangan perpustakaan dapat dikatakan bahwa perpustakaan menjadi rantai masa lalu, pijakan bagi kehidupan manusia di masa sekarang dan merupakan pembimbing untuk melangkah ke masa depan (Sutarno, 2006:13-15). Sejarah mencatat, bahwa terdapat sejumlah perpustakaan yang pernah didirikan oleh manusia yaitu:
1. Masa Sebelum Masehi
2. Masa Yunani Kuno
3. Masa Roma dan Byzantium
4. Masa Arab

B.Fokus Permasalahan
Setelah melakukan penelitian di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro JAMBI selama beberapa hari, yang berada di Jalan Lintas Timur Km 15 Kabupaten Muaro Jambi Kecamatan Sekernan.. Pepustakaan sebagai salah satu Pusat Informasi, pada Perpustakaan ini terdapat orang-orang yang mengerjakan segala hal yang berkaitan dengan proses pencarian Informasi maupun proses penelitian. Sehingga  fokus Permasalah diarahkan pada :
a.    Kondisi Perpustakaan di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi
b.    Kinerja Pustakawan di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi
c.    Sistem manajemen yang diterapkan oleh Pustakawan SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi.
C. Batasan Masalah
Berdasarkan fokus penelitian yang telah ditetapkan tersebut, maka Batasan masalah penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut :
a.       Bagaimana kondisi perpustakaan di SMK  Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi, khususnya dari segi gedung dan prose penyusunan buku ?
b.      Bagaimana Kinerja Pustakawan di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi ?
c.       Bagaimana Sistem manajemen yang diterapkan oleh Pustakawan SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi ?
D.Tujuan Penelitian dan Kegunaan Peneltian
Tujuan utama dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui sejauh mana kondisi perpustakaan yang ada di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi. Serta Perbandingan kedua sekolah tersebut berdasarkan Srandar Perpustakaan Sekolah Tinjauan Terhadap UU No 43 Tahun 2007. Bila tujuan penelitian dapat tercapai, maka hasil penelitian akan memiliki manfaat bagi Peneliti dan Manfaat bagi Pembaca :
Manfaat bagi Peneliti
ð  Untuk Pengembangan Teori
ð  Untuk Penyempurnaan Praktek


Manfaat bagi pembaca
ð  Untuk mengetahui sejauh mana kondisi Perpustakaan di SMK Negri 1 dan SMA Negri 8 Muaro Jambi
ð  Sebagai bahan pembelajaran
E.Kajian Teori
Pada landasan teori berikut ini dikemukakan tentang teori tentang profil pekerjaan, kompetensi tenaga kerja, sistem manajemen dan Maksud dari Pembentukan Perpustakaan seperti yang dikemukakan oleh Sutarno NS dalam bukunya ‘Perpustakaan dan Masyarakat” yang mengatakan bahwa “Perpustakaan menjadi tempat mengumpulkan / menghimpun informasi, sebagai tempat mengelolah atau memproses pustaka menjadi tempat penyimpanan dan memelihara, sebagai slah satu pusat informasi’. [3] Serta menurut Kosam Rimbarawa, MLS dan Drs. Supriyanto, M.Si, Dalam buku “Aksentuasi Perpustakaan Dan Pustakawan” [4]
F.Hipotesa
Hipotesa berasal dari penggalan kata ”hypo” yang artinya ”di bawah” dan thesa” yang artinya ”kebenaran”, jadi hipotesa yang kemudian cara menulisnya disesuaikan dengan ejaan Bahasa Indonesia menjadi hipotesa dan berkembangan menjadi Hipotesa. Dalam hal ini Hipotesa yang kami dapatkan berupa Buku Induk dan dari Pustakawan itu sendiri.
G.Studi Relevan
Studi kepustakaan adalah segala usaha yang dilakukan oleh peneliti untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang akan atau sedang diteliti. Dalam Hal ini peneliti mendapatkan Studi Relevan dari Pustakawan, Buku Induk di kedua Perpustakaan tersebut dan dari Beberapa Buku yang Peneliti dapatkan sebagai acuan penyempurnaan Penelitian ini.
BAB II
METODOLOGI PENELITIAN

A.  Jenis dan Pendekatan Penelitian
Dengan adanya pencarian dan mengumpulkan data yang sifatnya akurat, serta informasi yang berhubungan dengan judul ini, maka penulis melakukan penelitian yang bersifat kualitatif. Dalam hal ini, penulis memfokuskan dan menargetkan semua yang mendukung dalam penelitian ini yaitu tentang Kondisi Perpustakaan di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi.
B. Jenis dan Sumber Data
Dalam memperoleh bahan-bahan guna untuk penulisan dalam penelitian ini, maka penulis menggunakan jenis data sebagai berikut :
ð  Jenis Data
a.    Data Primer
Data primer adalah data yang diperoleh langsung di lapangan oleh orang yang melakukan penelitian atau yang bersangkutan guna untuk mencari informasi yang diperoleh melalui obsevasi dan wawancara dalam hal ini yang menjadi Data Primer adalah Pustakawan di SMK Negri 1 dan SMA Negri 8 Muaro Jambi. Adapun penulis mencari dan mengumpulkan data untuk mengetahui bagaimana keadaan Perpustakaan di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi. Data ini berupa penilaian terhadap Kedua Perpustakaan tersebut.
b.    Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang diperoleh melalui pengumpulan atau pengoloahan data yang bersifat studi dokumentasi berupa penelaahan terhadap dokumen pribadi, resmi kelembagaan, laporan, tulisan, dan lain sebagainya yang memiliki relevansi dengan focus permasalahan peneliti.


ð  Sumber Data
Adapun yang menjadi sumber data untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dalam penelitian ini adalah manusia, keadaan maupun peristiwa serta dokumen yang semuanya ada di lingkungan Perpustakaan di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi.
B.  Populasi dan Sampel / Subjek Penelitian
Yang menjadi subjek penelitian pada penelitian ini adalah kepala, Perpustakaan di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi. serta sumber-sumber lainnya yang dapat mendukung dalam pencarian data maupun sumber-sumber yang dianggap penting dalam pengambilan data.
C.  Metode Pengumpulan Data
Adapun data yang diperoleh dalam melakukan penelitian ini, menggunakan teknik sebagai berikut :
a.    Observasi
Observasi adalah suatu metode atau cara sebagai pengamatan dan pencatatan langsung secara sistematis terhadap gejala atau fenomena yang diselidiki, pengamatan baik dilakukan secara langsung atau tidak langsung. Para ilmuwan hanya dapat bekerja berdasarkan data yaitu fakta mengenai dunia kenyataan yang diperoleh melalui observasi.

b.   Wawancara (interview)
Wawancara adalah proses tanya jawab lisan dimana dua orang atau lebih berhadapan secara fisik yang satu dapat melihat muka yang lain. Wawancara ini merupakan alat pengumpulan data untuk memperoleh informasi langsung dari sumbernya. Teknik pengumpulan data ini mendasarkan diri ipada laporan tentang diri sendiri atau self report, atau setidaknya pada pengetahuan dan keyakinan pribadi.



c.    Dokumentasi
Studi dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang tidak langsung ditujukan kepada subjek penelitian. Metode dokumentasi ini melengkapi dari metode observasi dan wawancara. Metode dokumentasi telah tersedia sehingga mudah untuk memperolehnya dan merupakan sumber yang akurat sebagai cerminan dari suatu data dengan kondisi yang sebenarnya yang dapat dianalisis secara berulang-ulang tanpa mengalami perubahan.

d. Analisis Data

Analisis data adalah proses mencari dan menyusun decara sistematis data yang diperoleh melalui hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain, sehingga dapat dengan mudah untuk dipahami, dan temuaanya dapat diinformasikan kepada orang lain. Analisis data yang dilakukan disesuaikan dengan tujuan penelitian. Setelah semua data terkumpul, maka proses selanjutnya adalah melakukan analisis data lebih mendalam.
Dalam penelitian jenis apapun adalah merupakan cara untuk berpikir, hal ini berkaitan dengan pengujian secara sitematis terhadap sesuatu untuk menentukan bagian, hubungan antara bagian, maupun hubungan antar keseluruhan. Peneliti lebih mengedepankan  hasil wawancara.










BAB III
TEMUAN PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A.Temuan Penelitian
Berdasarkan penelitian yang telah kami lakukan di SMK Negri 1 dan SMA Negri 8 Muaro jambi beberapa hari belakangan ini, kami menemukan beberapa factor dan kendala yang dihadapi oleh peneliti dalam menunjang suksesnya hasil penelitian kualitatif ini, adapun Temuan Peneltian tersebut adalah sebagai berikut :
1.Faktor Internal
2.Faktor Eksternal
B. Pembahasan
Pembahasan atau diskusi dalam sebuah laporan penelitian sebenarnya merupakan upaya peneliti untuk meyakinkan hasil penelitian kepada pembaca. Upaya pembahasan dapat dilakukan dengan pembahasan teori maupun pembahasan metodologi.  Pada Bab III ini, peneliti akan membahas hasil penelitian sesuai dengan rumusan masalah penelitian yakni Kondisi Perpustakaan di SMK Negri 1 Muaro Jambi dan SMA Negri 8 Muaro Jambi.
ð  SMK Negri 1 Muaro Jambi
SMK Negri 1 Muaro Jambi terletak di desa Sekernan Rt 01 Kecamatan Sekernan Kabuapten Muaro Jambi, Setelah kami melakukan Penelitian kurang lebih selama dua hari di Perpustakaan tersebut yang telah berdiri sejak Tahun 2005 di awal kepemimpinan Kepala Sekolah yang pertama kali Pak Anjas Asmara, selama kurung waktu 9 tahun Telah terjadi 5 kali pergantian Kepala Perpustakaan ataupun Pustakawan, Salah satu Pustakawan yang berhasil kami wawancarai ibu “Yustisiah Spd” yang bertugas selama 6 hari atau selama 24 jam dalam 1 minggu  selama ia menjadi kepala perpustakaan sejak tahun 2012 baru 1 kali buku baru yang masuk yaitu ada 3 buku mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris dan berjumlah sebanyak 261 buku.

Dan koleksi tersebut mereka dapatkan dari hasil Pembelian pihak sekolah dari luar. Diperpustakaan tersebut juga berlaku system pinjam selama tiga hari, artinya siswa paling lama meminjam 1 buah buku selama kurun waktu tiga hari, dalam hal mengkelas buku Pustakawan di SMK Negri 1 tersebut dilakukan berdasarkan bidang studi masig-masing, dan itu tidak sesiau dengan pernyataan “Drs. Ibrahim Bafadal, M.Pd. dalam bukunya “Pengolahan Perpustakaan Sekolah” dalam buku tersebut ia menyatakan “ Penyusunanya pertama-tama menurut urutan nomor klasifikasi-mulai nomor terkecil sampai dengan nomor tebesar kemudian menurut Alfabetis serta penyusunan buku tersebut dilakukan secara berdiri artinya buku yang disusun berdiri tegak. Perpustakaan tersebut juga mengunakan system terbuka. Disamping itu juga Kondisi Pepustakaan di SMK  Negri 1 Tersebut jauh dari harapan dan tidak sesuai dengan bunyi UUD Nomor 23 Tahun 2007 BAB 1 Pasal 3 dan Pasal 4 “Perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa” dan “Perpustakaan bertujuan memberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca, serta memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa” kami melihat perpustakaan di SMK 1 tersebut hanya berfungsi sebagai wahana pendidikan, tidak untuk penelitian, pelestarian, serta rekreasi karena keterbatasan Ruang, Keterbatasan waktu dan ketersediaan Dana yang belum mencukupi untuk mengelolah Perpustakaan tersebut dengan baik dan benar, sesuai dengan Pandangan Drs. Supriyanto, M.Si, pada Buku : Aksentuasi Perpustakaan Dan Pustakawan, dalam buku tersebut beliau mengemukakan bahwa ; Perpustakaan Bukan saja berfungsi sebagai tempat untuk mendapatkan Ilmu pengetahuan dan keterampilan ataupun mendapatkan bacaan Hiburan belaka. Namun lebih luas lagi dari itu. [5]




ð  SMA Negri 8 Muaro Jambi
SMA Negri 8 Muaro Jambi terletak di Desa Rengas Bandung Rt 06 Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. Kondisi Perpustakaan di SMA Negri 8 tersebut Menurut kepala perpustakaan Siti Asiah yang mempunyai latar belakang S1 Bahasa Indonesia, Proses Pengklasifikasian belum dijalankan sama sekali karena ada beberapa factor yaitu :
1.      Faktor ruang atau gedung,
Kondisi gedung perpustakaan di SMA Negri 8 tersebut belum mandiri artinya antara Ruang perpustakaan dan kelas digabung Menjadi 1 dengan ruang Siswa kelas 12 IPS Unggul selama 3 tahun belakangan ini .

2.      Faktor Waktu dan SDM
Pustakawan di SMA Negri 8 tersebut hanya berjumlah 1 orang yaitu Siti Asiah, yang sekaligus menjadi kepala perpustakaan dan menjadi Guru bidang studi Bahasa Indonesia, sehingga proses pengklasifikaisn tidak bisa dilakukan dengan sebagai mestinya seperti halnya menurut Drs. Ibrahim Bafadal, M.Pd. dalam bukunya “Pengelolaan Perpustakaan Sekolah’ Sistem Klasifikasi dilakukan dengan Sistem abjad nama Pengarang, Sitem Abjad Judul Buku, Sistem Kegunaan Buku, Sistem Penerbit, Sitem bentuk fisik, Sistem Bahasa dan Sistem Subjek. [6]

3.      Faktor Dana
Kerbatasan dana juga menjadi salah satu factor yang di ungkapkan oleh Siti Asiah selaku kepala Perpustakaan, dana yang ada di sekolah SMA Negri 8 tersebut tidak mencukupi untuk melakukan proses pegklasifikasian buku maupun untuk memperluas perpustakaaan yang ada saaat ini.
Sementara itu untuk koleksi di Pepustaak SMA negri 8 Muaro Jambi tersebut di dapat dari Hadiah pemebrian dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Hadiah dari LPMP.

Koleksi perpustakaan tersebut juga berasal dari Pembelian oleh pihak Sekolah di Toko Buku khusus buku LKS dan Sumbangan dari Kantor bahasa serta sumbangan dari  siswa yang perbaikan nilai, siswa yang nila pada Mid atau Semester rendah akan disuruh menyumbangkan buku di Pepustakaan tersebut. Perpustakaan SMA Negri 8 tersebut telah memiliki Sertifikat dan Nomor pokok Perpustakaan yang diperoleh dari Perpustakaan Wilayah Jambi. Untuk koleksi terbanyak yang dimiliki Perpustakaan tersebut adalah buku Paket : Biologi, Matematika dan IPA.


               













BAB VI
KESIMPULAN
Dari hasil Penelitian kami di SMK Negri 1 dan SMA Negri 8 Muaro jambi, dapat kami simpulkan bahwa kondisi Perpustakaan di SMK 1 dan SMA Negri 8 tidak jauh beda, yaitu sama-sama kurang maksimal baik itu dari segi gedung, ruangan, jumlah Koleksi, Proses penyeleksian dan system Manajemen. Dan tidak sesuai dengan UU Nomor 43 tahun 2007 BAB IV Pasal 12 bagian 1 sampai 5 serta BAB V Pasal 14 bagian 1 sampai 7.















DAFTAR BIBLIOGRAFI

Bafadal, Ibrahim. Pengelolahan Perpustakaan Sekolah. Jakarta : Bumi Aksara, 1996.
Sutarno NS. Perpustakaan Dan Masyarakat. Jakarta : Sagung Seto, 2006.
Rimbarawa Kosam. Aksentuasi Perpustakaan Dan Pustakawan. Jakarta : Sagung Seto, 2006.
Supriyanto. Aksentuasi Perpustakaan Dan Pustakawan. Jakarta : Sagung Seto, 2006.
Atmosudirdjo, Prajudi. Administrasi dan Management Umum. Jakarta : Ghalia Indonesia, 1982.














[2] Sutarno NS. Perpustakaan Dan Masyarakat. Jakarta : Sagung Seto, 2006.
[3] Sutarno NS. Perpustakaan Dan Masyarakat. Jakarta : Sagung Seto, 2006.
[4] Bafadal, Ibrahim. Pengelolahan Perpustakaan Sekolah. Jakarta : Bumi Aksara, 1996.

[5] Supriyanto. Aksentuasi Perpustakaan Dan Pustakawan. Jakarta : Sagung Seto, 2006.

[6] Bafadal, Ibrahim. Pengelolahan Perpustakaan Sekolah. Jakarta : Bumi Aksara, 1996.